Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berdialog dengan siswa SRMA 24 Kediri didampingi Bupati Hanindhito Himawan Pramana.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan peninjauan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri di Balai Pengembangan Kompetensi ASN, Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Rabu (16/7/2025) sore.
Gubernur Jawa Timur tidak hanya mengunjungi ruang kelas, namun juga mengecek beberapa kamar di asrama yang ditinggali 100 siswa SRMA 24 Kediri.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Khofifah dan 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Surabaya
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Jawa Timur Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran Terbaik
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
Gubernur Khofifah juga bertemu dengan orang tua murid di Aula Balai Pengembangan Kompetensi ASN. Di tempat ini, Gubernur Khofifah juga memberi bantuan kepada warga kurang mampu, termasuk kepada disabilitas.
Usai melakukan pengecekan, Gubernur Khofifah menyampaikan kekagumannya pada sarana dan prasarana SRMA 24 Kediri yang dinilainya setara dengan sekolah berstandar internasional.
"Kita bicara soal anak-anak dari desil 1—mereka berasal dari 10% keluarga dengan kondisi ekonomi paling rendah. Tapi hari ini kita lihat, mereka berhak mendapatkan fasilitas terbaik. Kamar ber-AC, kamar mandi yang lebih bagus dari rumah saya mungkin, ventilasi sehat, kantin yang seperti di sekolah internasional, kelas-kelas yang luar biasa," tutur Khofifah.
Ia pun mengusulkan agar SRMA 24 yang berlokasi tak jauh dari Kecamatan Pare, daerah yang dikenal sebagai kampung Inggris, dapat memanfaatkan keunggulan lokasi dengan menyisipkan pembelajaran bahasa Inggris secara rutin.
"Coba bayangkan, Senin, Rabu, Jumat, mereka wajib berbahasa Inggris. Enam bulan saja di sini, Insya Allah mereka sudah fasih," tambahnya.
Tak hanya kemampuan akademik, Gubernur juga berharap SRMA 24 dapat menjadi pusat pendidikan karakter. Ia menyarankan agar ruang aula yang luas bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk TNI, Polri, dan pejabat daerah untuk memotivasi para siswa meraih cita-cita setinggi langit.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




