Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 moda transportasi Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Minggu (15/3/2026).
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 moda transportasi Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Minggu (15/3/2026).
Pemberangkatan mudik balik gratis dengan kapal laut ditandai dengan penekanan sirine oleh Gubernur Khofifah sebagai simbol dimulainya layanan mudik gratis kapal laut dengan rute Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
Program mudik gratis jalur laut ini dilaksanakan dengan frekuensi pelayaran sebanyak 12 trip selama periode angkutan lebaran. Setiap pelayaran memiliki kapasitas 250 penumpang serta 100 unit kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Dengan skema tersebut, total kapasitas dalam program Mudik Balik Gratis Kapal Laut Tahun 2026 mencapai 3.000 penumpang dan 1.200 kendaraan roda dua.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa program Mudik Balik Gratis merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat yang setiap tahun menjalankan tradisi mudik untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
"Selamat mudik, selamat libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan panjenengan semua lancar, aman dan selamat sampai tujuan. Salam hangat untuk seluruh keluarga di rumah,” ujar Khofifah.
Menurutnya, tradisi mudik memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi para perantau yang ingin kembali berkumpul dengan keluarga setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.

Karena itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa aspek keselamatan perjalanan harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan layanan transportasi selama masa arus mudik Lebaran.
"Saya mohon seluruh penumpang mematuhi aturan selama perjalanan dan menjaga ketertiban di atas kapal agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mengingatkan para awak kapal dan otoritas pelabuhan untuk memastikan seluruh standar keselamatan pelayaran dipenuhi secara optimal.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




