Konferensi pers terkait beasiswa di Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pasca-peresmian beasiswa Pemkab Jember tahun ini, banyak beredar link pendaftaran palsu yang muncul. Hal tersebut memicu banyak persoalan, karena nantinya jika tidak segera diklarifikasi maka akan berdampak luas dan merugikan masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jember, Hadi Mulyono, mengatakan bahwa peresmian beasiswa menjadi kabar baik bagi masyarakat Jember.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Pasalnya, banyak yang terbantu dengan adanya beasiswa pendidikan tersebut tetapi hal ini malah disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab.
"Dalam beberapa hari ini setelah diresmikan, muncul banyak kabar yang kurang mengenakkan terkait dengan link pendaftaran beasiswa tersebut. Maka dari itu kami sudah laporkan ke Gus Bupati bahwa, Dispendik masih belum membuat link pendaftaran terkait beasiswa ini. Kami pastikan link yang beredar saat ini adalah hoaks atau kabar yang tidak benar," kata Hadi, Senin (23/6/2025).
Dengan kondisi tersebut, ia menegaskan agar masyarakat tidak termakan informasi yang salah apalagi mengatasnamakan pemerintah.
"Kami berharap semua harus cermat dan hati-hati karena, memang pendaftaran baru akan dilakukan pada 30 Juni mendatang," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bakal melakukan upaya semaksimal mungkin agar persoalan beasiswa ini bisa tepat pada sasarannya.
"Jadi kami meminta semuanya untuk dilakukan validasi data secara detail, agar penerima beasiswa ini bisa tepat pada sasarannya," tuturnya. (nga/yud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




