Pelaku curanmor di Bangkalan.
Tim Satreskrim Polres Bangkalan melakukan penyelidikan intensif, mulai dari pengumpulan informasi saksi, pelacakan kendaraan curian, hingga pemetaan lokasi persembunyian. Akhirnya, informasi mengarah ke rumah YF sendiri di Kecamatan Tragah.
Tim berpakaian preman mengepung rumah kecil bercat putih. Dalam hitungan detik, pintu digedor, perintah tegas diteriakkan, dan YF tak sempat melawan.
Ia ditangkap di tempat yang dianggap paling aman, rumahnya sendiri. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan 2 barang bukti penting, satu unit Honda Beat warna hitam-magenta milik korban dan satu unit Honda Vario putih yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami imbau warga untuk selalu waspada, gunakan kunci ganda, dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” urai Kasatreskrim Polres Bangkalan.
Saat ini, YF mendekam di ruang tahanan Satreskrim Polres Bangkalan. Meski pelariannya telah berakhir, penyidikan untuk mengungkap kemungkinan jaringan curanmor yang lebih luas masih terus berlanjut. (uzi/nov/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




