Penyerahan penghargaan dari BPJS kepada pemkot Madiun. Foto: Hendro Suhartono/BANGSAONLINE
"Kalau bisa masyarakat Madiun tidak usah menunggu BPJSlah, nanti artinya akan sehat. Kalau rumah sakit pendapatannya turun, BPJS pendapatannya tinggi itu yang saya inginkan," tandasnya.
Sedangkan Kepala BPJS Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari menyampaikan bahwa masih ada peserta JKN di Kota Madiun yang belum melaksanakan kewajibannya.

"Masih ada sekitar 15 ribu penduduk Kota Madiun yang mempunyai kartu tapi status kepesertaannya non aktif, sebabnya bisa bermacam-macam," ungkap Wahyu.
Bermacam sebab tidak aktifnya katu menurut Wahyu bisa jadi karena validasi dari PBIJK, ada juga yang lain karena kevalidan data yang berasal dari Dispenduk Capil dan masalah lainnya.(adv/dro)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




