Sosialisasi program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional kepada masyarakat di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menggelar sosialisasi program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Mojoanyar pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, bersama masyarakat setempat.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menyampaikan informasi terkait kepesertaan aktif dan kemudahan layanan administrasi digital.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Madiun Imbau Peserta JKN Aktif Bayar Iuran
- Berobat Jadi Lebih Terarah, Begini Cerita di Balik Cara Kerja Sistem Rujukan Layanan JKN
- Segudang Keuntungan Jadi Peserta JKN Aktif, Jangan Lupa Rutin Cek Status Kepesertaan
- Gandeng Kejaksaan, BPJS Naker Tuban Dorong Relawan SPPG Daftar Jaminan Sosial
Ia menegaskan, BPJS Kesehatan berupaya memastikan seluruh masyarakat mendapat perlindungan kesehatan, termasuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang statusnya nonaktif.
"Bagi masyarakat yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta PBI namun statusnya nonaktif, dapat dilakukan pengecekan kembali. Jika nonaktif bisa beralih segmen mandiri atau melakukan reaktivasi melalui desa, kelurahan, maupun dinas sosial," paparnya.
Titus juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan kanal layanan non tatap muka, seperti aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp Pandawa di nomor 08118165165, serta Care Center 165 yang tersedia 24 jam.
"Melalui Mobile JKN, peserta bisa cek status kepesertaan, mengubah data, melihat antrean pelayanan, hingga skrining riwayat kesehatan secara mudah melalui handphone," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI menekankan pentingnya program JKN dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
"Program JKN ini sangat penting karena kesehatan merupakan kebutuhan mendasar. Kehadiran BPJS Kesehatan membantu masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya besar," katanya.
Yahya juga mengajak masyarakat memastikan kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat digunakan sewaktu-waktu. Menurut dia, kesadaran terhadap pentingnya jaminan kesehatan harus terus ditingkatkan melalui sosialisasi. (adv/ris/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




