Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman (berkaca mata), saat membuka pasar sembako murah. Foto: Ist.
Harga ini lebih rendah dibandingkan harga eceran di pasaran yang mencapai Rp12.500-15.000 per kilogram. Untuk menjaga pemerataan, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan.
Washil menambahkan, bahwa setiap kecamatan di Gresik mendapatkan alokasi delapan ton beras untuk program pasar sembako murah. Di beberapa wilayah dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu padat, stok beras masih tersisa dan akan terus disalurkan hingga habis.
Ana (48), salah satu warga Kelurahan Tlogopojok, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar sembako murah.
"Saya cukup terbantu dengan kegiatan pangan murah ini. Karena harga beras di pasar eceran bisa sampai Rp15.000, di sini cuma Rp11.500," ungkapnya.
Dengan adanya program pasar sembako murah ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




