Penyaluran tidak lagi mengharuskan para guru ngaji mengantre di bank, melainkan dilakukan langsung di kantor desa masing-masing.
āBupati menekankan bahwa penyerahan honor ini harus dilakukan dengan penuh penghormatan. Jangan sampai para guru ngaji diperlakukan dengan tidak layak hanya karena urusan teknis pencairan dana,ā ujar Nurul Hafid dalam kegiatan penyaluran di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru.
Pendekatan baru ini diambil karena masih banyak desa di Jember yang lokasinya jauh dari fasilitas perbankan.
Dengan mengalihkan titik distribusi ke balai desa, pemerintah berharap mempermudah para penerima tanpa membebani mereka dengan perjalanan jauh.










