Warga saat melakukan evakuasi akibat banjir di Bali. Foto: Ist
BALI, BANGSAONLINE.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali sejak Rabu (10/9/2025) dini hari telah menelan korban jiwa, dan menyebabkan kerusakan infrastruktur secara masif. Hingga Kamis (11/9/2025) sore, tercatat 16 orang meninggal dunia dan 1 orang masih dinyatakan hilang.
Menurut laporan resmi dari Polda Bali, korban tewas tersebar di beberapa wilayah, yakni 10 orang di Kota Denpasar, 3 orang di Gianyar, 2 orang di Jembrana, dan 1 orang di Badung. Proses pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Ibu Hamil Tewas Terbawa Arus
BACA JUGA:
- Harga Cabai di Bali Hari Ini Terpantau Turun, Rawit Hijau Paling Drastis
- Perubahan Harga Pangan Bali 23 Februari 2026: Cabai Keriting dan Rawit Semakin Meroket
- Fluktuasi Harga Pangan Bali 10 Februari 2026: Cabai, Ayam dan Bawang Merah Melonjak
- Hadiri Satu Abad NU di Denpasar, Kiai Asep Perkuat Moderasi Islam Gus Dur di Bali
Seorang ibu hamil berusia 23 tahun dari Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Nita Kumalasari, dikabarkan meninggal dunia saat ditemukan oleh warga di wilayah Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, pada Rabu (10/9/2025). Ia diduga meninggal dunia akibat tenggelam, dan tidak terdapat luka di tubuhnya.
Warga Tersengat Listrik
Seorang warga asal Desa Dangintukaya, Jembrana, I Komang Oka Sudiastawa (38), diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik ketika menggeser pagar rumahnya yang tergenang banjir. Korban akhirnya terjatuh dan mengambang di derasnya arus banjir yang hampir merendam sebagian Jalan Denpasar.
Hanyut Bersama Mobil
Endang Cahyaning Ayu (42) ditemukan setelah dilaporkan hilang saat terbawa arus dalam kondisi masih terjebak di mobil. Jasadnya ditemukan tergeletak sekitar 2 kilometer lebih dari titik hilang, dan diketahui berada bersama suaminya Jumaali (57).
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, menyebut Jumaali tengah dirawat di rumah sakit, namun sang istri masih terjebak dalam mobil dan terbawa arus banjir dari utara ke selatan.
"Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Mangusada Badung di Kelurahan Kapal," ujarnya.
Dijelaskan olehnya, jasad Ayu ditemukan petugas proyek vila di Kelurahan Kerobokan Kelod dalam kondisi tertimpa tembok yang roboh.
Banjir Bali
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




