Menteri ATR/BPN saat menghadiri rapat koordinasi finalisasi paket ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengusulkan percepatan digitalisasi 300 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pada tahun depan.
Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Finalisasi Paket Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja yang digelar di Gedung Ali Wardhana, Jakarta, Senin (22/9/2025). Langkah ini bertujuan mempercepat proses perizinan berusaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Misal (300 RDTR, red) terpenuhi semua, Insyaallah urusan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) bisa teratasi. Karena, melalui RDTR yang terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS), maka Service Level Agreement (SLA)-nya bisa dua sampai tiga hari,” kata Nusron.
Kementerian ATR/BPN menargetkan 2.000 RDTR terintegrasi OSS di seluruh Indonesia. Saat ini, dari 646 RDTR yang tersedia, sebanyak 428 sudah terhubung dengan OSS.
“Sisanya yang belum terintegrasi dengan OSS, target bulan ini semuanya sudah harus terintegrasi dengan OSS,” ucap Nusron.
Terkait progres lintas sektor, ia menyebutkan terdapat 47 RDTR, 34 RDTR telah memperoleh Persetujuan Substansi, dan 2 RDTR dalam proses penetapan daerah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




