Pengukuran Ulang Jadi Solusi Sengketa Tanah di Tawang Kediri

Pengukuran Ulang Jadi Solusi Sengketa Tanah di Tawang Kediri Advokat Akson Nul Huda bersama tim dan keluarga Supartun. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sengketa batas tanah yang melibatkan ahli waris almarhum Suparman di Desa Tawang, Kecamatan Wates, akhirnya diselesaikan melalui pengukuran ulang lahan dengan melibatkan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten . Kendati demikian, apabila muncul persoalan hukum baru, penyelesaian akan ditempuh melalui mekanisme pengadilan.

Kuasa hukum keluarga besar Supartun, Advokat Akson Nul Huda, menyampaikan para ahli waris ingin memastikan kepemilikan tanah berdiri di atas landasan hukum sah. 

“Inisiatif ini adalah bentuk upaya klien kami untuk menjemput kepastian hukum. Pemasangan pagar di area lahan bukan sekadar pembatas fisik, melainkan simbol kejelasan hak agar tidak ada lagi klaim sepihak di masa depan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ditekankan pula transparansi sebagai kunci utama penyelesaian konflik dan mengapresiasi keterlibatan Pemdes Tawang serta Kantah Kabupaten . Ia berharap langkah ini mendinginkan suasana di masyarakat. 

“Kami ingin komunikasi berjalan baik. Jangan ada lagi narasi negatif yang memperkeruh situasi. Kepastian hak adalah jalan menuju harmoni,” katanya.

Meski mengedepankan pendekatan kekeluargaan, Akson menegaskan pihaknya siap menghadapi jalur hukum jika ada pihak yang keberatan. 

“Jika ada pihak yang merasa dirugikan dengan hasil pengukuran ini, silakan tempuh jalur hukum. Kami sangat terbuka dan siap menghadapinya secara legal,” ucapnya.

Konflik ini bermula dari perselisihan batas tanah antara Supartun dan Sumarno yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Sengketa dipicu klaim atas tanah yang digunakan sebagai akses jalan menuju rumah Supartun. 

Intervensi Kantah Kabupaten diharapkan menjadi titik terang bagi kedua belah pihak. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Tawang, Yeni Agustina, belum dapat dikonfirmasi terkait perkembangan terbaru, salah satu staf menyebut yang bersangkutan sedang tidak berada di kantor. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Dorong Pegawai Terapkan Pola Hidup Sehat, Kementerian ATR/BPN Gelar Edukasi Jantung':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO