Ini yang Jadi Pembeda BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta

Ini yang Jadi Pembeda BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta

Diinformasikan Janoe, iuran peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) terdiri dari tiga kelas. Kelas 1 Rp150 ribu, kelas 2 Rp100 ribu, dan kelas 3 Rp35ribu. Sedangkan untuk iuran peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), iurannya 5% dengan rincian 4% dibayarkan oleh pemberi kerja dan 1% dibayarkan oleh pekerja.

“Dalam program juga terdapat segmen peserta yang iurannya ditanggung pemerintah, yakni segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dibayarkan pemerintah pusat dan PBPU Pemda yang dibayarkan pemerintah daerah. Namun, meskipun beragam segmennya, pelayanan yang diberikan tidak pandang bulu, semua peserta mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama,” tegasnya.

Janoe menerangkan meski iuran terjangkau, manfaat yang diberikan BPJS Kesehatan sangat luas. 

Cakupannya meliputi pelayanan kesehatan dasar hingga penyakit berat dengan biaya tinggi.

Tidak ada plafon biaya, karena pelayanan diberikan sesuai indikasi medis peserta.

“Contohnya, pasien gagal ginjal bisa menjalani cuci darah tidak ada batasan berapa kali, penderita talasemia dan hemofilia tetap mendapat pelayanan, pasien kanker bisa menjalani pengobatan, hingga penderita diabetes memperoleh insulin. Semua itu dijamin oleh BPJS Kesehatan sepanjang sesuai prosedur,” jelas Janoe.

Luasnya manfaat ini dirasakan oleh salah satu warga Kabupaten , Fairuz (23). Manfaat tersebut bahkan bukan hanya dirasakan dirinya, namun juga dirasakan oleh seluruh keluarganya.

“Alhamdulillah semua keluarga saya terlindungi . Setia pada anggota keluarga yang sakit, tanpa ragu kami selalu mengandalkan BPJS Kesehatan. Apalagi semakin tahun, semakin banyak kemudahan yang diberikan kepada kami seperti berobat tidak perlu lagi membawa kartu, melainkan cukup menunjukkan NIK. Kemudian, BPJS Kesehatan juga menghadirkan berbagai layanan digital yang tentunya membuat akses layanan kesehatan semakin cepat,” puji Fairuz.

Bagi Fairuz, hanya program yang iurannya terjangkau namun manfaatnya sangat luar biasa. Ia hanya bisa berharap, program ini terus hadir di tengah-tengah masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO