Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jawa Timur mencatatkan prestasi membanggakan dengan menempati peringkat pertama sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Nomor 343 Tahun 2025 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, Jatim memiliki 4.716 desa mandiri.
BACA JUGA:
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
Capaian ini menjadikan Jawa Timur sebagai kontributor utama dalam pembangunan desa nasional, menyumbang 23 persen dari total 20.503 desa mandiri di seluruh Indonesia. Angka tersebut juga menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 17,34 persen dibanding tahun 2024 yang mencatatkan 4.019 desa mandiri.
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh elemen masyarakat desa, pemerintah kabupaten/kota, serta para pendamping desa yang telah bersinergi dalam mendorong kemandirian desa.
“Alhamdulillah, Jatim peringkat pertama nasional sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak di Indonesia. Secara nasional sebanyak 23 persen Desa Mandiri berada di Jawa Timur,” ujarnya Gedung Negara Grahadi, Senin (20/10/2025).
Ia menegaskan, pembangunan desa harus menyentuh aspek paling mendasar dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga pelayanan kesehatan dan pelestarian lingkungan.
“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Ketika desa kuat dan mandiri, maka daerah dan negara ini juga akan kuat,” tuturnya.
Sejak 2021, jumlah desa mandiri di Jatim terus meningkat: dari 697 desa (2021), menjadi 1.490 desa (2022), 2.800 desa (2023), dan 4.019 desa (2024). Pemprov Jatim terus mengakselerasi pembangunan desa melalui berbagai program strategis.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




