Kreatif dan Inovatif, Petrokimia Gresik Raih 3 Penghargaan Tingkat Nasional

Kreatif dan Inovatif, Petrokimia Gresik Raih 3 Penghargaan Tingkat Nasional VP Komunikasi Korporat PG, Rama Yusron H. (dua dari kanan) bersama Sekretaris Jenderal SPS, Asmono Wikan, dan Tim Komunikasi Korporat PG usai menerima Gold Winner Kategori Media Relations Awards 2025 pada ajang Penghargaan 79th Serikat Perusahaan Pers.

Apa kebijakan baru di perusahaan, juga apa yang diharapkan karyawan dituangkan dengan cara yang komunikatif di GEMA. Majalah ini tidak hanya menjadi media komunikasi Direksi saja, tapi juga media jaring aspirasi untuk karyawan.

"Alhamdulillah majalah internal kami, GEMA konsisten mendapatkan apresiasi AHI tiap tahunnya. Kemasan majalah ini mampu bersaing di tengah derasnya digitalisasi dan kemudahan akses informasi melalui media sosial. Selain itu, video-video profile juga tidak kalah berprestasi," jelas Nuril.

Adapun melalui video profile perusahaan di momen HUT Ke-53 , audiens dapat memahami profil sebagai perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, dengan komprehensif meski melalui tayangan beberapa menit saja. Kemasannya juga menarik dan mudah dipahami.

Sementara itu, VP Komunikasi Korporat , Rama Yusron Harbiansyah, menambahkan prestasi ini semakin memotivasi Insan Public Relations untuk semakin inovatif dalam mengelola program komunikasi perusahaan. Dengan demikian diharapkan dapat efektif dalam membangun citra positif perusahaan.

"Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh insan dan para stakeholder. Ini akan memotivasi kami di Departemen Komunikasi Korporat untuk berkinerja lebih baik lagi," ujarnya.

Sementara itu, salah satu dewan juri Penghargaan 79th, Asmono Wikan, menyampaikan selamat kepada atas pencapaian dalam Media Relations Awards 2025.

Ia menjelaskan bahwa, penghargaan ini diberikan karena kreatif dan inovatif dalam merancang program komunikasi bersama jurnalis.

"Program-program komunikasi bersama wartawan harus kreatif, supaya engagement antara dengan wartawan semakin kuat. Tapi harus ada strategi supaya wartawan tetap kritis," ujar Asmono Wikan. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO