KENDARI, BANGSAONLINE.com - Keberhasilan Gubernur Khofifah dalam menurunkan angka stunting melalui program Genting atau akronim dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting mendapat apresiasi dari BKKBN. Penghargaan diberikan kepadanya selaku Tim Pengendali Genting Jawa Timur atas komitmen dan dukungannya menyukseskan program tersebut.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Minhaji, menyerahkan penghargaan kepada Wagub Jatim, Emil Dardak, yang mewakili Khofifah dalam Rakornas Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Jakarta, pekan lalu.
BACA JUGA:
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
Selain Jawa Timur, Pemkot Mojokerto juga meraih penghargaan sebagai kabupaten/kota berkinerja baik. Khofifah menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen.
“Penghargaan Genting ini adalah buah dari sinergi semua pihak baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, desa, Perwakilan BKKBN Prov. Jawa Timur, PKK, Mitra Pentahelix, serta Pembina Posyandu yang terlibat dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting masyarakat. Ini kerja gotong royong untuk masa depan generasi Jatim,” paparnya, Rabu (19/11/2025).
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jatim tercatat 14,7 persen, lebih rendah dari angka nasional 19,8 persen.
Meski sudah mencapai target, Khofifah menekankan perlunya percepatan untuk mencapai target RPJMD Jatim 13,36 persen pada 2029.
Berbagai intervensi spesifik dan sensitif terus dijalankan, mulai dari skrining anemia remaja putri, pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan kehamilan, ASI eksklusif, imunisasi, hingga pemenuhan sanitasi dan edukasi gizi keluarga.
Dalam arahannya, Wapres Gibran menegaskan pencegahan stunting menjadi prioritas nasional. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 14,2 persen pada 2029 dan 5 persen pada 2045 melalui program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






