Petugas KAI Daop 8 saat melakukan inspeksi rel kereta api.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 8 Surabaya menginspeksi kesiapan layanan angkutan Natal 2025 dan tahun baru 2026. Inspeksi tersebut dilakukan dengan mengecek prasarana dan seluruh layanan operasional dalam kondisi siap menghadapi masa angkutan.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan inspeksi lintas ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aspek pada lintas wilayah Daop 8 berjalan prima selama periode Nataru 2025/2026.
BACA JUGA:
- Ringsek, Mobil Mitsubishi Expander Tertabrak KA Majapahit di Blitar
- Daop 7 Madiun Siagakan 355 Personel Gabungan, Amankan Arus Mudik-Balik dan Maksimalkan Layanan
- Kolaborasi Kemenhub dan KAI, Mendag Resmikan Produk UMKM Hadir di Kereta Penumpang
- KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf atas Gangguan Lokomotif Perjalanan KA Kertanegara di Kediri
“Saat inspeksi, seluruh masalah dan hambatan yang ada di lintas maupun di sekitar stasiun akan diketahui dan segera diperbaiki,” katanya.
Dia mengatakan, saat inspeksinya, KAI Daop 8 Surabaya melakukan pengamatan langsung maupun pemeriksaan kondisi prasarana perkeretaapian. Yakni di antaranya dengan melakukan pengecekan kondisi rel, wesel, jembatan, perlintasan sebidang, persinyalan, dan sistem telekomunikasi.
Selain pemeriksaan jalur, Daop 8 Surabaya juga melakukan pengecekan kesiapan fasilitas pelayanan stasiun, seperti fasilitas ruang tunggu, loket, area keberangkatan, musala, dan toilet.
Termasuk koordinasi dengan para petugas lapangan, mulai dari Kepala Stasiun, pengatur perjalanan kereta api (PPKA), petugas kebersihan, keamanan, hingga petugas perawatan sarana dan prasarana.
“Dengan adanya inspeksi lintas Surabaya Pasar Turi-Indro ini, KAI Daop 8 akan terus berupaya mengevaluasi dan mempersiapkan dengan matang untuk menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api selama masa Nataru 2025/2026,” terangnya. (jku/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




