Tekait Arzetti Bilbina, Dandim Sidoarjo Akhirnya Dicopot

Tekait Arzetti Bilbina, Dandim Sidoarjo Akhirnya Dicopot Arsetti Bilbina dan Dandim Sidoarjo Letkol Kavaleri Rizeki Indrawijaya. Foto: lensa berita.net

"Masalah ini akan ditangani serius sampai tuntas. TNI tidak akan menutup-nutupi jika ada anggota TNI yang salah dan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Tatang.

Menurut dia, jika terbukti melanggar, sanksi yang akan diberikan kepada Rizeki pun tergantung dari tingkat kesalahannya. "Yang jelas hukuman terhadap seorang oknum prajurit TNI yang melakukan pelanggaran akan jauh lebih berat hingga pemecatan. Kita kawal dan tunggu hasil penyelidikannya, Insya Allah seandainya sudah diperoleh hasil penyelidikannya kita akan sampaikan secara transparan ke publik," jelas Kapuspen.

Ia menjelaskan kronologis peristiwa itu yang berawal dari laporan tentang keberadaan anggota TNI bersama wanita yang berada di Hotel Arjuna, Lawang, Malang. Kemudian, laporan itu disampaikan kepada Denpom Divisi 2 Kostrad karena kedudukannya dekat dengan lokasi hotel tersebut.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota Denpom-2 Divisi I Kostrad pada Minggu (25/10) pukul 14.00 WIB didapati seorang perwira TNI AD bersama seorang wanita yang diketahui bernama AB," jelasnya.

Denpom Divisi 2 Kostrad kemudian melimpahkan hasil temuan kepada Denpom Malang karena tidak dapat melakukan proses penyelidikan lanjutan. "Kalau anggota TNI ada indikasi pelanggaran kewajiban, TNI melakukan penyidikan dan penyelidikan," katanya.

Sementara politikus Partai Kebangkitan Bangsa, Maman Immanulhaq, mencurigai ada yang sengaja membuat kisruh soal pertemuan koleganya, Arzetti Bilbina Setyawan, dengan Komandan Komando Distrik Militer Sidoarjo Letnan Kolonel Kavaleri Rizki Indra Wijaya.

Maman mengaku telah mendapatkan penjelasan langsung dari Arzetti mengenai kronologi kejadian. Termasuk, pengakuan model cantik yang kini jadi anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur itu bahwa ia tak mungkin melakukan perbuatan seperti yang diisukan. Lagi pula, Aditya Setiawan atau Didit, suaminya, ikut serta di Malang.

"Arzetti bilang saya enggak mungkinlah berbuat (selingkuh) seperti itu. Di sana ada Mas Didit juga, ada teman-teman juga," kata Maman menirukan perkataan Arzetti. "Saya rasa yang mengada-ada yang melaporkan," kata Maman dalam percakapannya dengan Tempo, Rabu, 28 Oktober 2015.

Namun Maman enggan menyebutkan siapa pihak yang ia duga sengaja memelintir pertemuan rekannya di Komisi Agama dan Sosial di Parlemen ini. Yang jelas, menurut Maman, saat itu memang benar Arzetti sedang berada di sebuah hotel di Malang untuk membicarakan proyek pembangunan masjid. Kebetulan masjid tersebut diasuh Letnan Kolonel Kavaleri Rizki Indra Wijaya.

Sementara Rimanews.com sempat melansir kabar ditemukannya ”tisu bekas” di dalam hotel saat penggerebekan Arzetti Bilbina bersama Rizeki di kamar hotel Arjuna Lawang Malang tersebut.

Namun Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Sabrar Fadhilah enggan mengomentari kabar tersebut. Termasuk juga isu soal informasi bahwa suami Arzetti beserta istri Dandim yang turut serta dalam penggrebekan, Fadhilah juga tak ingin berkomentar lebih jauh. (antara/kompas/rimanews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Derita Desiree Tarigan: Diusir dari Rumah, 8 Tahun Tak Dapat Nafkah Batin':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO