Bupati Pamekasan, Kholilurahman saat pelantikan PPPK paruh waktu
Dalam kesempatan itu, Bupati juga membagikan pengalamannya saat pertama kali dilantik sebagai Bupati Pamekasan.
“Saya langsung menjalani retreat selama tujuh hari tanpa jeda. Kondisi keras seperti itulah yang mematangkan jiwa. Dari jiwa yang matang akan lahir dedikasi tinggi dan profesionalisme,” ungkap mantan anggota DPR RI tersebut.
Lebih lanjut, Kholilurrahman mengingatkan bahwa status sebagai PPPK paruh waktu tidak boleh dijadikan alasan untuk bekerja setengah hati dalam menjalankan tugas.
“Jangan maknai status paruh waktu sebagai keterbatasan. Justru ini tantangan untuk menunjukkan etos kerja, integritas, dan dedikasi penuh bagi pembangunan Pamekasan,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi titik awal pengabdian para PPPK sebagai bagian dari aparatur sipil negara yang dituntut bekerja profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Adapun rincian PPPK paruh waktu yang dilantik terdiri atas 2.674 tenaga teknis, 722 tenaga guru, dan 764 tenaga kesehatan.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kinerja tetap menjadi tolok ukur utama dalam pengabdian kepada daerah.
“Tunjukkan bahwa saudara-saudari adalah aparatur yang disiplin, patuh aturan, menjunjung tinggi sumpah jabatan dan etika birokrasi, serta mampu bekerja kolaboratif demi mendukung kinerja Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. (bel/dim/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




