Prosesor AMD Ryzen 7 5800X. Foto: Forbes/Antony Leather
BANGSAONLINE.com - Prosesor AMD Ryzen 7 5800X yang dirilis lima tahun yang lalu menjadi CPU terlaris di Amazon Inggris, sedangkan Ryzen 7 5800XT, menempati posisi empat besar penjualan di Amazon Amerika Serikat.
Fenomena ini mencerminkan kondisi pasar PC yang sedang tertekan karena lonjakan harga memori.
Data penjualan tersebut muncul di tengah krisis pasokan DRAM dan NAND global. Banyak produsen mengalihkan produksi memori ke pusat data AI, sehingga pasokan untuk produk konsumen semakin terbatas.
Ini, membuat harga RAM melonjak tajam dan diperkirakan akan terus melambung hingga 2027 mendatang. Bahkan, Micron telah keluar dari bisnis RAM Konsumen, sementara kasus penipuan pengiriman modul memori mulai bermunculan.
Kondisi ini, membuat adopsi platform terbaru menjadi semakin mahal. Platform AM5 milik AMD, yang membutuhkan RAM DDR5, terdampak langsung karena harga DDR5 naik lebih agresif dibanding DDR4.
Meski prosesor AM5 seperti Ryzen 9 9800X3D masih mendominasi performa gaming dan tetap laris di AS, biaya upgrade secara keseluruhan menjadi pertimbangan besar bagi konsumen.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




