Rofi'i Muchlis
PASURUAN,BANGSAONLINE.com -Ceramah tokoh Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah, Muhamad Gaos Saifullah Maslul atau Abah Aos, menuai sorotan dan desakan tindakan tegas dari Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhamad Rofi’i Muchlis alias Cak Ofi.
Cak Ofi meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengambil langkah tegas karena ceramah Abah Aos dinilai sesat dan menyesatkan umat.
“MUI harus tegas menyikapi ceramahnya Abah Aos ini,” kata Cak Ofi saat ditemui di kediamannya di Kampung Family, Kota Kediri, Minggu (4/1/2026).
Ia menilai ajaran yang disampaikan Abah Aos menyimpang dari syariat Islam, khususnya dari paham Ahlussunnah wal Jama’ah. Menurutnya, sejumlah pernyataan dalam ceramah Abah Aos telah memicu kegaduhan di tengah umat Islam.
Cak Ofi menyebut salah satu isi ceramah tersebut antara lain menganggap orang yang melaksanakan salat di Masjidil Haram sebagai kaum munafik, menyatakan kopiah hitam haram, serta mewajibkan penggunaan kopiah berwarna merah putih.
Selain itu, Abah Aos juga diklaim pernah menyampaikan bahwa tongkat yang dimilikinya merupakan tongkat Rasulullah SAW, serta menyebut Anies Baswedan sebagai Imam Mahdi.
“Hal-hal seperti ini sangat membikin kegaduhan umat Islam. Oleh karena itu MUI harus tegas menyikapi persoalan ini,” ujarnya.
Cak Ofi menambahkan, selain MUI, Kementerian Agama juga diminta turun tangan menyikapi ceramah-ceramah keagamaan yang dinilai kontroversial dan berpotensi menyesatkan umat.
“Tidak hanya MUI, Menteri Agama juga harus bertindak tegas terhadap ceramah-ceramah seperti ini. Atas nama Ketua Umum Ormas BKN, kami siap mendukung MUI untuk meluruskan persoalan ini,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan latar belakang Abah Aos yang mengklaim menggantikan posisi Abah Anom Suralaya sebagai mursyid thoriqoh. Namun, seiring waktu, isi ceramah yang disampaikan dinilai semakin kontroversial.
Cak Ofi menyebut MUI sebelumnya telah dua kali melakukan pemanggilan terhadap Abah Aos.
Namun, pada pemanggilan pertama yang bersangkutan tidak hadir, sementara pemanggilan kedua diwakili oleh menantunya.
“Masak yang ceramah Abah Aos, yang diminta bertanggung jawab orang lain,” tandasnya. (afa/van)







