Kusnanto juga menyebut belum menerima bantuan becak listrik yang disalurkan Presiden Prabowo pada Desember lalu.
Ia mempertanyakan mekanisme pendataan karena ada tukang becak yang jarang mangkal di Malioboro justru menerima bantuan.
Sementara itu, tukang becak kayuh lainnya, Kardiwiyono, yang biasa mangkal di sekitar Pasar Beringharjo, mengungkapkan kondisi serupa. Menurutnya, mayoritas penumpang kini lebih memilih bentor dibandingkan becak kayuh.
“Kalau wisatawan ramai, sekarang kami cuma bisa lihat saja. Penumpang lebih memilih bentor,” katanya.
Kardiwiyono mengaku hanya bisa menunggu dan berharap mendapat bantuan becak listrik. Ia menilai bantuan tersebut dapat menjadi solusi agar becak kayuh tetap diminati wisatawan.
“Saya hanya menunggu, siapa tahu besok dapat pemberian becak listrik dari Pak Presiden. Kalau sampai ke saya, alhamdulillah, tapi sampai sekarang masih jadi teka-teki,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




