Kick off cetak SPPT PBB-P2 tahun 2026 di Ruang Sasana Nayaka Kantor Bapenda Lamongan, Senin (5/1/2026).
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Lamongan mencatatkan hasil gemilang sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, perolehan pajak berhasil menembus angka 100,27 persen.
BACA JUGA:
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Viral Isu Dugaan Perselingkuhan Camat Karanggeneng, Ini Kata Sekda Lamongan
- Upaya Pertahankan Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Siapkan Langkah Atas Kekeringan
Secara nominal, perolehan tersebut mencapai Rp58,15 miliar, melampaui target awal yang dipatok sebesar Rp58 miliar.
Keberhasilan ini tidak lepas dari transformasi digital dalam sistem pelayanan pajak. Penggunaan teknologi terbukti mampu memangkas waktu pembayaran, meminimalisir potensi kecurangan, serta meningkatkan akurasi dan transparansi data perpajakan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan hal tersebut saat meresmikan kick off cetak surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2026 di Ruang Sasana Nayaka Kantor Bapenda Lamongan, Senin (5/1/2026).
Ia menekankan bahwa kemandirian fiskal daerah sangat bergantung pada transparansi dan optimalisasi pajak.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




