Wisata Air Terjun Banyu Langse, tempat Warnoto (22) tenggelam. foto: suwandi/BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata air terjun Banyu Langse yang berada di Desa Boto, Kecamatan Semanding, Tuban kembali memakan korban. Kali ini korban bernama Warnoto (22), seorang pemuda asal Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Informasi yang berhasil dihimpun, Selasa (10/11), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu korban bersama empat teman lainnya yakni, Iwan, Aziz, Hendri dan Doni sedang mandi dan berenang di air terjun tersebut. Namun naas, ketika korban akan ke tepi dan naik ke tanggul, secara tiba-tiba korban terpeleset, dan semakin tenggelam ke dasar.
BACA JUGA:
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
- Harga Sapi di Pasar Kerek Tuban Naik Rp1,5 Juta per Ekor Jelang Iduladha
“Lama tidak muncul akhirnya kami mencarinya, tapi tetap tidak ketemu,” ungkap Iwan, rekan korban saat ditemui sejumlah wartawan.
Lanjut Iwan, karena tidak menemukan temannya itu, kemudian ia meminta bantuan pada warga setempat. “Karena kami cari belum ketemu juga, langsung memanggil warga,” tambahnya.
Sementara itu, atas persitiwa tersebut banyak warga setempat yang berdatangan. Mereka melihat dan ikut menolong mencari korban sebelum akhirnya ditemukan.
Korban ditemukan warga sekitar dan karang taruna sekitar 30 menit kemudian. Dahlan, penemu jasad korban menceritakan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kedalaman sekitar 5 meter. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit RSUD Dr. R Koesma Tuban.
“Kejadian ini tidak hanya sekali ini saja. Pada 2003 yang lalu, terdapat pula orang meneninggal karena tenggelam dibawah air terjun ini,” pungkas Dahlan. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




