Target tersebut, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif, disiplin organisasi, serta keberpihakan nyata kepada wong cilik.
“Kita tidak boleh hanya bertahan. Kita harus bergerak lebih kuat, lebih solid, dan lebih terstruktur. Target kita jelas, menambah kursi di DPRD Surabaya. Kuncinya adalah kerja nyata di tengah masyarakat, menyatu dengan rakyat, dan terus menghidupkan semangat gotong royong,” ujarnya.
Armuji menambahkan, Rakercab merupakan siklus konsolidasi lima tahunan yang wajib dilaksanakan partai sebagai tindak lanjut keputusan Rakernas dan arahan DPP.
Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus pemantapan strategi perjuangan agar seluruh struktur partai, dari DPC hingga PAC dan ranting, memiliki garis gerak yang sama.
“Rakercab ini adalah ruang konsolidasi ideologi, organisasi, dan gerak juang partai. Kita menyatukan langkah, menyamakan persepsi, serta memastikan seluruh struktur siap bekerja nyata di tengah rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, kerja politik PDI Perjuangan harus selalu membumi dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Seluruh kader diminta turun langsung ke masyarakat, memperkuat komunikasi politik, serta mengawal isu-isu kerakyatan, mulai dari kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan hidup.
“Kader PDI Perjuangan harus menjadi pelopor pelayanan rakyat. Kita hadir bukan untuk kekuasaan semata, tetapi untuk memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” tandas Armuji.
Melalui Rakercab ini, DPC PDI Perjuangan Surabaya meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat barisan, menjaga soliditas organisasi, serta mengonsolidasikan kekuatan partai dari tingkat ranting hingga kota.
Dengan ideologi kerakyatan yang kokoh, semangat gotong royong, serta disiplin organisasi yang kuat, PDI Perjuangan Surabaya siap terus menjadi kekuatan utama di Kota Pahlawan dalam mengawal kepentingan rakyat dan memenangkan agenda perjuangan partai ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




