1.381 Jemaah Haji Pamekasan Dipastikan Berangkat ke Tanah Suci Tahun ini

1.381 Jemaah Haji Pamekasan Dipastikan Berangkat ke Tanah Suci Tahun ini Abdul Halim, Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com – Kabar gembira datang bagi calon jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan, Madura. Sebanyak 1.381 jemaah haji dipastikan akan menunaikan rukun islam kelima ke Tanah Suci Makkah dan Madinah pada musim haji 2026 atau 1447 Hijriah.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan, Abdul Halim, yang menegaskan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan kuota resmi yang diberikan pemerintah. Seluruh jemaah juga telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

“Insya Allah semuanya akan berangkat. Saat ini kami masih melakukan pengecekan kelengkapan dokumen, seperti paspor, karena kami khawatir masih ada yang belum tuntas,” ujar Abdul Halim. Sabtu (31/1/2026).

Selain jemaah, keberangkatan haji Pamekasan juga akan didampingi oleh tujuh petugas haji daerah (PHD). Rinciannya, tiga petugas berasal dari Kabupaten Pamekasan, sementara empat lainnya merupakan PHD dari Provinsi Jawa Timur, yang akan membantu kelancaran ibadah para jemaah selama di tanah suci.

Namun demikian, Abdul Halim menyebut jumlah jemaah masih berpotensi berubah. Hal tersebut bisa terjadi apabila ada calon jemaah yang mengundurkan diri atau menunda keberangkatan, terutama karena faktor kesehatan.

“Dalam tiga bulan ke depan, kami belum bisa memastikan apakah ada jemaah yang menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan. Oleh sebab itu, kami mengimbau seluruh jemaah untuk benar-benar menjaga kesehatan sejak sekarang,” jelasnya.

Ke depan, Kemenhaj Pamekasan akan melakukan verifikasi ulang dokumen jemaah serta memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan terkait pelaksanaan vaksinasi wajib, seperti meningitis dan polio.

“Hari ini kami juga akan menggelar pertemuan dengan Dinkes untuk membahas teknis pelaksanaan vaksinasi bagi jemaah haji,” pungkas Abdul Halim. (bel/dim/rev)