Adu Banteng 2 Innova di Paiton Probolinggo, 1 Tewas dan 9 Luka

Adu Banteng 2 Innova di Paiton Probolinggo, 1 Tewas dan 9 Luka Kondisi kendaraan yang ringsek usai laka adu banteng di Paiton, Probolinggo. Foto: Andi Sirajudin/BANGSAONLINE

PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Tabrakan adu banteng antara Toyota Innova Zenix dan Innova Reborn di Jalan Raya Sumberrejo, Kecamatan Paiton menewaskan satu orang dan lainnya luka-luka.

Kecelakaan maut tersebut menyebabkan M. Syafi'i, warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, meninggal dunia.

Sebanyak 10 korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Rizani Paiton.

Informasi yang dihimpun wartawan BANGSAONLINE.com di tempat kejadian perkara menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kondisi kedua kendaraan tampak mengalami kerusakan parah pada bagian bumper depan.

Saat proses evakuasi awal, salah satu korban diketahui sempat terjepit di dasbor kendaraan bagian depan. Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Toyota Innova bernomor polisi L 2017.

Mobil tersebut dikemudikan Muhammad Fahrrizal Amin (29), mahasiswa asal Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso.

Kendaraan lainnya adalah Toyota Innova bernomor polisi N-1580-ACM. Mobil tersebut dikemudikan Akbar Bagus Endtriyoko (35), karyawan swasta asal Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.

Menurut Aditya, kendaraan bernomor polisi L 2017 yang membawa enam penumpang melaju dari arah timur ke barat.

"Saat hendak mendahului kendaraan tak dikenal yang berjalan searah di depannya, terjadi benturan langsung dengan kendaraan N-1580-ACM yang membawa tiga penumpang dan sedang melaju dari arah berlawanan (barat ke timur)," terang Aditya.

Korban yang mengalami luka berat adalah M. Syafi'i (50), seorang dosen asal Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton.

Korban M. Syafi'i dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

Sementara itu, sembilan korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan. Korban luka ringan tersebut meliputi pengemudi kedua kendaraan dan seluruh penumpang.

Adapun korban luka ringan yakni Shofi Fadhillah (20) warga Bali, Desy Bariyyatul Qibtiyah (30) tercatat sebagai warga Probolinggo, Sukhma Prihanton (34) merupakan warga Depok.

Khumairoh (24) diketahui berasal dari Probolinggo, Eka (39) tercatat sebagai warga Malang dan Indah (33) dan Dodi (33) juga merupakan warga Malang. 

Seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Rizani Paiton untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Saya ini kendaraan masih dievakuasi dan ditangani Bagian Laka, tunggu info lebih lanjut mas," tegas Kanit Laka. (ndi/van)