Tijau SPPG Maron, Kapolres Probolinggo Pastikan Disribusi Program MBG Sesuai Standar

Tijau SPPG Maron, Kapolres Probolinggo Pastikan Disribusi Program MBG Sesuai Standar Kapolres Probolinggo saat meninjau menu makanan dan proses pembuatan program MBG di SPPG Maron.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Polres Probolinggo terus melakukan pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG atau Makan Bergizi Gratis yang merupakan program Presiden Prabowo.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menegaskan bahwa pihaknya konsisten mendukung dan memberikan arahan agar setiap SPPG tidak mengabaikan standar menu gizi yang telah ditetapkan pemerintah. Menurut dia, pendistribusian makanan bergizi di Kecamatan Maron berjalan sesuai standar. 

“Ini merupakan komitmen Polres Probolinggo dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat dan berkualitas,” ujarnya saat pengecekan operasional SPPG Maron, Kamis (8/1/2026).

SPPG Maron Polres Probolinggo melayani sebanyak 1.851 pelajar penerima manfaat, mulai dari jenjang TK hingga SMA sederajat. Keunggulan SPPG ini adalah adanya pemeriksaan food security sebelum makanan didistribusikan. 

“Melalui pemeriksaan food security ini, kami memastikan setiap makanan yang dikonsumsi telah memenuhi aspek keamanan pangan, kebersihan, serta standar kesehatan yang ditetapkan,” kata Kapolres Probolinggo.

Saat ini, ia menyebut terdapat 3 SPPG di bawah Polres Probolinggo, yakni di Kecamatan Maron, Lumbang, dan Banyuanyar. Seluruh rangkaian operasional mulai dari pengolahan makanan, kebersihan dapur, kesiapan peralatan, hingga pendistribusian ke sekolah penerima manfaat akan terus diawasi.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang didistribusikan benar-benar sehat, bergizi, dan sampai kepada para siswa dalam kondisi baik jadi pengawasan tetap kami lakukan,” ucapnya.

Ditegaskan olehnya, pembangunan SPPG merupakan bentuk dukungan Polres Probolinggo terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak sekolah. Harapannya, distribusi makanan bergizi dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberi manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan kesehatan anak-anak. (ndi/mar)