Program MBG di Pasuruan Dikeluhkan Wali Murid

Program MBG di Pasuruan Dikeluhkan Wali Murid Bupati Lira Kabupaten Pasuruan, M. Muslimin.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Program atau Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pasuruan kembali menuai sorotan. Setelah sebelumnya ditemukan jeruk busuk di wilayah Wonorejo, kini sejumlah wali murid di SDN Krengi dan MI Miftahul Hikmah mengeluhkan makanan yang disajikan sudah basi.

Dalam sebuah rekaman video berdurasi 14 detik, seorang wali murid menyebut, “Kilo koyok iki -ne wes basi (ini lho, menunya sudah basi).” 

Selain itu, lauk yang diberikan dinilai tidak layak konsumsi karena porsinya sangat minim. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di grup WhatsApp warga.

Bupati Lira Kabupaten Pasuruan, Muhamad Muslimin, meminta pemerintah turun langsung meninjau dapur penyedia

“Selayaknya itu memberi gizi baik kepada anak didik justru memberi makanan yang gak bergizi,” ujarnya.

Muslimin menilai, program berpotensi menimbulkan praktik korupsi, kolusi, dan gratifikasi. Ia menyoroti anggaran Rp15 ribu per porsi yang seharusnya cukup untuk menyediakan makanan bergizi jika dikelola dengan jujur. 

“Tutup saja dapur yang bermasalah, bila perlu stop program , karena mudhorotnya lebih tinggi daripada manfaatnya. Lebih baik anggarannya dimanfaatkan untuk kemaslahatan lain,” cetusnya.

Muslimin mendesak pemerintah segera mengambil langkah tegas, termasuk menutup dapur bermasalah, agar anak didik tidak lagi dirugikan oleh kualitas makanan yang tidak layak konsumsi. (afa/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO