Penertiban yang dilakukan petugas dari Satlantas Polres Jombang dalam pelaksanaan hari kelima Operasi Keselamatan Semeru 2026.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Memasuki hari kelima Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Jombang menertibkan truk-truk besar yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Nasional Gatot Subroto. Aksi parkir liar tersebut selama ini menjadi penyebab utama kemacetan di jalur tersebut.
Dalam operasi, petugas menggunakan metode hunting system dengan menyisir lokasi rawan menggunakan motor patroli dan mobil pengawal. Kehadiran polisi membuat sejumlah pengemudi truk terkejut, bahkan ada yang langsung menyalakan mesin saat melihat iring-iringan petugas.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Ipda M. Sutris, menegaskan penindakan dilakukan atas dasar banyaknya keluhan masyarakat.
“Kami merespons laporan warga mengenai kepadatan di Jalan Gatot Subroto akibat kendaraan besar yang berhenti di bahu jalan. Hasil penyisiran hari ini, kami temukan beberapa pelanggar yang langsung kami tindak,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Disampaikan olehnya, penindakan dilakukan dengan 2 skema, yakni sanksi tilang bagi sopir yang meninggalkan kendaraan tanpa penjagaan, serta teguran humanis bagi pengemudi yang masih berada di kabin.
“Kita berikan sanksi tilang kepada sopir yang sengaja meninggalkan kendaraannya terparkir tanpa ada penjagaan. Sedangkan sisi humanis bagi pengemudi yang masih berada di dalam kabin, di mana mereka diminta segera melanjutkan perjalanan,” paparnya.
Sejak dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, kepolisian mencatat sekitar 100 pelanggar dikenai tilang, mayoritas karena parkir sembarangan. Selain itu, 800 pengendara mendapat teguran simpatik berupa edukasi dan peringatan ringan. (aan/mar)







