Bupati Pamekasan Tinjau Perbaikan Jalan Swadaya Warga Desa Pasanggar Sepanjang 10 Km

Bupati Pamekasan Tinjau Perbaikan Jalan Swadaya Warga Desa Pasanggar Sepanjang 10 Km Bupati Pamekasan saat melaksanakan peninjauan di Pasanggar

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Semangat gotong royong warga Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan mendapat perhatian langsung dari Bupati Pamekasan yang turun ke lapangan meninjau perbaikan jalan secara swadaya, Senin (9/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Pamekasan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Rachman Tamri, Camat Pegantenan Abdul Munif, serta Kepala Desa Pasanggar.

Perbaikan jalan dilakukan secara gotong royong dengan panjang sekitar 10 kilometer. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Pasanggar dengan Desa Ambender dan selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga, baik ekonomi maupun sosial.

Bupati Pamekasan mengaku bangga dan terharu melihat antusiasme masyarakat yang bahu-membahu membangun infrastruktur desa meski dengan berbagai keterbatasan.

“Saya sangat bersyukur masyarakat ikut andil dalam pembangunan Pamekasan. Swadaya yang masif ini menunjukkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap kemajuan desanya mulai tumbuh dengan baik,” kata Bupati.

Ia juga mengakui keterbatasan anggaran daerah yang membuat pemerintah belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan perbaikan infrastruktur di seluruh wilayah desa.

“Untuk saat ini, anggaran Pemkab belum bisa meng-cover 100 persen kebutuhan perbaikan jalan. Namun kami tetap berupaya membantu, baik melalui dukungan alat berat berupa silinder maupun bantuan dari uang pribadi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasanggar, Moh. Romli, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah yang turun langsung melihat kondisi jalan di desanya.

“Kami merasa seperti memiliki orang tua yang benar-benar peduli. Terima kasih kepada Bupati yang sudah datang langsung ke Pasanggar dan melihat kerja keras warga di lapangan,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Fahrul (25), salah satu pemuda Desa Pasanggar. Ia mengatakan perbaikan jalan melibatkan banyak warga karena jalur tersebut menjadi urat nadi penghubung dua desa.

“Perbaikan ini sepanjang kurang lebih 10 kilometer, tembus dari Pasanggar ke Ambender. Dengan bantuan silinder dari pemerintah, pekerjaan warga jadi jauh lebih ringan,” pungkasnya. (bel/dim/van)