Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo saat tadarus di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (25/2/2026).
PASURUAN, BANGSAONLINE.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar tadarus Al-Qur’an di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (25/2/2026).
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo atau yang akrab dipanggil Mela Rusdi mengatakan, sebagai bagian dari Gerakan PKK, khususnya Pokja I yang memiliki peran dalam pembinaan karakter dan spiritual keluarga, tadarus Al-Qur’an menjadi sangat penting. Karena keluarga yang kuat adalah keluarga yang berlandaskan iman dan takwa dan perempuan memiliki peran sentral dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
"Karena di dalam Al-Qur’an semuanya ada. Maka dari itu, tadarus Al-Qur'an setidaknya sangat efektif untuk mengajak para ibu agar lebih dekat dengan agama, salah satunya dengan membiasakan membaca Al Qur'an," tutur Mela Rusdi di hadapan para peserta tadarus dan tamu undangan.
Istri Bupati Rusdi Sutejo ini berharap, momen tadarus Al-Qur’an dapat menghadirkan suasana religius yang menyejukkan, sekaligus memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pasuruan yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak.
"Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperbaiki niat, dan memperkuat komitmen pengabdian kita kepada masyarakat. Semoga setiap ayat yang kita baca menjadi syafaat bagi kita. Semoga setiap huruf yang kita lantunkan menjadi pahala berlipat ganda. Dan semoga Kabupaten Pasuruan senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT," paparnya.
Bagi Mela Rusdi, membiasakan membaca Al-Qur'an memberikan banyak manfaat. Mulai dari ketenangan batin sampai dimudahkan segala urusan oleh Allah SWT.
"Insyaallah, setiap ayat yang kita lantunkan akan membawa keberkahan bagi diri kita, keluarga, dan masyarakat. Maka dari itu, mari kita biasakan diri membaca Al-Qur'an, keluarga kita dan orang-orang di sekitar untuk sama-sama melaksanakannya," terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menghadirkan Nyai Hj. Imama dari Bangil untuk memberikan tausiah sekaligus ceramah agama yang menyejukkan hati, penuh ilmu, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
"Saya yakin, ceramah yang beliau sampaikan nanti akan memberi kita inspirasi baru tentang bagaimana menjalani Ramadan dengan penuh makna dan bagaimana menjaga ketakwaan dalam kehidupan setelah Ramadan," pungkasnya. (adv/afa/msn)














