Evakuasi Truk yang Terpersok ke Jurang Akibat Longsor di Jalur Wisata Bromo Terhambat Kondisi Tanah

Evakuasi Truk yang Terpersok ke Jurang Akibat Longsor di Jalur Wisata Bromo Terhambat Kondisi Tanah Detik-detik evakuasi truk yang terperosok di Jalur Bromo–Tosari

PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Longsor menerjang jalur wisata menuju Gunung Bromo di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Selasa (3/3/2026) siang, menyebabkan satu truk terperosok ke jurang sedalam sekitar 30 meter dan empat orang terluka.

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Pasuruan bersama TNI, Polri, dan warga bergotong royong membersihkan material longsor sekaligus mengevakuasi kendaraan yang jatuh di jalur utama akses Bromo via Nongkojajar tersebut.

Peristiwa terjadi saat truk melintas di jalur pegunungan dari arah Tutur menuju Tosari. Runtuhan tanah dan batu yang ambrol menyeret kendaraan hingga masuk ke dasar jurang.

Proses evakuasi berlangsung lambat dan penuh kehati-hatian. Kondisi medan yang curam serta tanah yang masih labil menjadi kendala di lapangan.

Petugas menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan alat berat untuk mempercepat penanganan.

“Kondisi tanah masih bergerak, jadi penanganan harus sangat hati-hati,” ujar Sugeng Hariyadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, di lokasi kejadian.

Data BPBD Kabupaten Pasuruan mencatat sedikitnya 18 titik longsor tersebar di sejumlah kecamatan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan. 

Sebanyak 15 titik berada di Kecamatan Tosari, dua titik di Kecamatan Tutur, dan satu titik di Kecamatan Gondangwetan.

"Bencana ini tidak hanya melumpuhkan akses wisata, tetapi juga menelan korban. Empat orang dilaporkan terdampak. Dua di antaranya mengalami luka berat akibat terjangan material longsor dan terjatuh ke jurang, sementara dua lainnya mengalami luka ringan." beber Sugeng. (maf/par/van)