Mensos Gus Ipul didampingi Wagub Jatim Emil Dardak saat memberikan keterangan pers
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang disapa Gus Ipul mendorong sekitar 5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna meningkatkan aktivitas ekonomi produktif masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dengan PKH di KDMP Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Selasa (10/3/2026).
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Tips Agar Pencairan PKH Berjalan Lancar Tanpa Kendala
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Warga Kedungsugo Sidoarjo Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
“Ada 229 ribu KPM di Pasuruan dan total 5 juta KPM di Jawa Timur akan didorong menjadi anggota Kopdes Merah Putih,” ujarnya.
Menurut Gus Ipul, keterlibatan KPM dalam koperasi akan memberikan manfaat ekonomi lebih luas karena mereka tidak hanya berperan sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pemilik koperasi.
Ia menjelaskan kolaborasi antara program perlindungan sosial dan koperasi desa merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat agar penerima bantuan sosial dapat lebih mandiri secara ekonomi.
“Pemerintah ingin para penerima manfaat tidak hanya berharap menerima bantuan setiap tiga bulan sekali, tetapi mengharapkan keluarganya makin berdaya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menekankan pentingnya data yang akurat dalam upaya penanganan kemiskinan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Banyak di sekitar kita orang-orang tidak tampak penderitaannya. Presiden meminta dimulai dengan data. Kalau data benar, intervensi pemerintah akan benar,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi sosial di lingkungannya melalui jalur formal maupun berbagai saluran partisipasi yang telah disediakan Kementerian Sosial.
Gus Ipul menegaskan bahwa penanganan kemiskinan harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan sesuai amanat konstitusi. Di sisi lain, penerima bantuan sosial juga diharapkan memiliki semangat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




