Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026, Rabu (8/4/2026). Program tersebut dirancang untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Khofifah menjelaskan, SPMB 2026 terdiri dari empat tahap. Tahap pertama jalur domisili SMA/SMK berlangsung 11-15 Juni dengan kuota 20 persen untuk SMA dan 10 persen untuk SMK.
BACA JUGA:
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
Lalu, tahap kedua jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba digelar 17-23 Juni. Kuota afirmasi SMA mencapai 30% dan SMK 15%, sementara jalur mutasi 5% serta jalur prestasi hasil lomba 5%.
Kemudian, Tahap ketiga jalur nilai prestasi akademik SMA dibuka 24-29 Juni dengan kuota 25%, sedangkan tahap keempat jalur nilai prestasi akademik SMK berlangsung 30 Juni-4 Juli dengan kuota 65%.
“Tahapan SPMB 2026 disusun agar lebih sistematis dan mudah dipahami masyarakat, sehingga seluruh proses dapat berlangsung transparan dan adil,” kata Khofifah.
Ia menambahkan, Pemprov Jatim juga memberikan kuota golden ticket bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci.






