Wali Kota, Eri Cahyadi saat menghadiri halal bihalal bersama PCNU Kota Surabaya
Dia melanjutkan dari PCNU hanya bisa mendorong agar sinergi bisa berjalan. Yakni, dengan melakukan hubungan yang simbiosis dan mutualis yang saling menguntungkan.
Masduki Toha menegaskan sangat banyak permasalahan ummat saat ini. Misalnya saja tindak pidana ataupun kriminalitas.
"Masalah pencurian motor. Tak seribu, tapi tiga ribu. Dan ini terjadi di Surabaya," tegasnya keheranan.
Kemudian sama halnya pada rokok elektrik yang mulai dimasuki narkoba. "Kalau begini terus masa depan generasi muda kita bisa jadi generasi yang linglung," cetusnya.
Senada dalam sambutannya Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berharap adanya sinergi pihak PCNU Surabaya dengan pemkot. "Karena saya ingin menggerakan Surabaya ini dengan Aqidah Agama Islam Ahlusunnah Wal Jamaah," tegasnya.
Dia kemudian mencontohkan saat ini telah ada program Rp 5 juta perbulan untuk pembinaan anak muda di ruang lingkup RW. "Saya berharap ini NU atau Ansor yang bisa mendampingi," lanjutnya.
Eri menambahkan akan merasa berhasil jika setiap anak muda yang ditanya siapa sosok wali kota dan menjawab PCNU.
"Kalau ditanya wali kota dan dijawab Eri Cahyadi maka saya belum berhasil. Berarti pembangunan di Kota Surabaya belum dilakukan secara kolektif bersama," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




