Uniknya, di tengah gempuran teknologi, Anik masih memilih mempertahankan sentuhan manusia. Meski tersedia mesin pencuci telur otomatis yang mampu bekerja sangat cepat, ia tetap memberdayakan warga sekitar untuk proses pembersihan.
"Sebenarnya idealnya pakai mesin kalau mengejar target besar. Tapi kembali lagi, saya ingin memberikan manfaat untuk tenaga kerja di sini," tuturnya tulus.
Pengalaman menangani pesanan besar hingga 10.000 butir dalam dua hari memberikan pelajaran berharga bagi Anik bahwa inovasi harus berjalan harian (daily), bukan hanya saat ada proyek musiman. Fokusnya kini adalah memastikan armada Motor Boot Camp miliknya terus berkembang dan menguasai pasar Magetan dan sekitarnya.
"Ibarat perusahaan yang sehat, harus ada yang produksi, ada yang jualan, dan ada distribusinya. Fokus saya sekarang adalah bagaimana Lady dan Boy Ramadani ini setiap hari bisa terus improve," tutupnya dengan penuh optimisme.
Informasi Lowongan Kerja:
Bagi Anda warga Magetan dan sekitarnya yang dinamis dan ingin sukses bersama produk lokal, Telur Asin Ramadani membuka kesempatan bergabung sebagai Lady & Boy Ramadani (Tim Lapangan).
Persyaratan:
- Memiliki sepeda motor pribadi.
- Jujur, ulet, dan pekerja keras.
- Siap terjun langsung ke lapangan.
- Dapatkan skema gaji dan bonus harian yang menarik!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




