Ringkasan Berita
- Forum masyarakat Trenggalek Bergerak meminta perbaikan segera ruas jalan Ngares-Sengon (sekitar 10 km). Kerusakan parah tersebut diduga akibat lalu lintas truk proyek Bendungan Bagong.
- Pimpinan DPRD dari Fraksi Golkar, Ari Sri Wahyuni, menyatakan Dinas PUPR telah berjanji akan segera memperbaiki jalan dalam rapat dengar pendapat tersebut.
- Ari (disebut juga Arik) berjanji akan berada di pihak masyarakat Ngares jika perbaikan tidak dilakukan, dan akan mengawal isu ini karena ruas jalan tersebut termasuk daerah pemilihannya.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Trenggalek, Forum Masyarakat Trenggalek Bergerak beserta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) digelar di Aula Gedung DPRD Trenggalek, Jumat (22/05/2026).
Salah satu perwakilan Forum Masyarakat Trenggalek Bergerak Ali Rosiudin meminta pada pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan ruas jalan Ngares-Sengon.
“Kami ini meminta agar ruas jalan Ngares-Sengon yang panjangnya kurang lebih 10 kilometer untuk segera diperbaiki,” kata Ali usai menggelar RDP.
Menurut dia, kerusakan ruas jalan Ngares-Sengon diakibatkan oleh armada truk proyek strategis nasional Bendungan Bagong yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Saat ini, kata dia, kerusakan ruas jalan Ngares-Sengon sangat parah bahkan aspal jalan sudah tidak terlihat lagi, yang tampak hanyalah batuan.
Menanggapi permintaan tersebut, salah satu unsur pimpinan DPRD Trenggalek dari fraksi Golkar Ari Sri Wahyuni mengatakan berdasarkan pernyataan dari Dinas PUPR dalam RDP tersebut bahwa kerusakan jalan tersebut akan segera diperbaiki.
“Kita tunggu saja, jalannya diperbaiki atau tidak, kalau tidak saya akan dipihak masyarakat Ngares,” katanya.
Lebih lanjut Arik mengatakan, bila tidak ada tindak lanjut dari pemerintah terkait keruskan jalan tersebut, ia berjanji akan mengawal hal itu, mengingat ruas jalan Ngares-Sengon merupakan Daerah pemilihannya.
“Kalau tidak ada tindak lanjut dari pemerintah, ya saya akan mengawal,” janjinya.(man)










