Dari total peserta yang terdaftar, sebanyak 689.150 jiwa berstatus aktif dan 276.610 jiwa berstatus nonaktif.
Dengan demikian, tingkat keaktifan peserta baru mencapai 60,31 persen dan menempatkan Tulungagung di peringkat ke-36 se-Jawa Timur.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, mengatakan peningkatan cakupan kepesertaan dan keaktifan peserta menjadi fokus utama yang terus diupayakan bersama pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Pemda membentuk Tim Percepatan UHC Kabupaten Tulungagung sekaligus menyesuaikan kebutuhan anggaran yang dipersiapkan," ujarnya saat kegiatan media gathering di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Jumat (19/6/2026).










