BNPB Intensifkan Penanganan Kekeringan di Pulau Jawa

BANGSAONLINE.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh daerah terdampak kekeringan di Pulau Jawa mulai menerima pasokan air bersih harian yang didistribusikan secara berkala oleh tim petugas daerah masing-masing.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bantuan air bersih digerakkan untuk menjamin kebutuhan domestik dasar warga di tengah musim kemarau.

“BNPB memastikan daerah yang kekeringan menerima bantuan air bersih yang didistribusikan oleh tim petugas daerah masing-masing, salah satunya melalui penanganan cepat di wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, tim gabungan telah menyalurkan 16 rit armada tangki air bersih bagi 67 kepala keluarga terdampak di Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop. Pemkab Gunungkidul juga menetapkan status siaga darurat kekeringan melalui Keputusan Bupati Nomor 154/KPTS/2026 berlaku 1 Juni–31 Agustus 2026.

Sementara di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pasokan air bersih menyasar 586 kepala keluarga atau 1.224 jiwa di Desa Plumutan dan Bantal, Kecamatan Bancak. BPBD setempat mengirimkan tangki berkapasitas 5.000 liter ke Dusun Krajan dan Mungkruk.

Penanganan intensif juga dilakukan di Jember, Jawa Timur, setelah 125 kepala keluarga di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, kesulitan mengakses air bersih sejak 1 Juli. Krisis terjadi akibat penyusutan air sumur warga serta belum optimalnya sumur bor terdekat karena terkendala jaringan pipa dan listrik.

BPBD Jember bersama PMI mendistribusikan puluhan jerigen, tandon penampungan, serta 9.000 liter air bersih bagi warga terdampak.

“Kondisi sumber air terdekat berupa sumur bor yang berjarak sekitar 600 meter dari permukiman warga belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia meteran listrik dan jaringan pipa. Pun telah distribusikan jerigen, tandon air, dan 9.000 liter air bersih kepada warga,” kata Abdul. (rom)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: