Tingkatkan Kapasitas Pers Lokal, Diskominfo Situbondo Gelar Sosialisasi Etika Jurnalistik

Ringkasan Berita
  • Diskominfo Situbondo mengadakan sosialisasi standar profesionalisme dan etika jurnalistik untuk puluhan wartawan lokal. Kegiatan ini sebagai starting point memperkuat kemitraan pemerintah daerah dengan media.
  • Sosialisasi bertujuan mengasah kembali pemahaman dan kompetensi jurnalis dalam peliputan. Ini upaya recharging kemampuan wartawan untuk memaksimalkan peran optimal mereka.
  • Kepala Diskominfo menekankan krusialnya kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Perilaku oknum yang mengabaikan etika dapat mencoreng kredibilitas pers secara keseluruhan.
  • Pemda Situbondo menunjukkan kepedulian terhadap mutu jurnalisme lokal lewat kegiatan ini. Hal ini penting di tengah arus informasi yang semakin dinamis dan era digital.
  • Acara menghadirkan Wakil Ketua PWI Jawa Timur sebagai pemateri utama. Materi membahas dinamika, tantangan, dan tren perkembangan media massa di era digital.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Situbondo menggelar agenda Sosialisasi Standar Profesionalisme dan Etika Jurnalistik di Aula Diskominfo, Jumat (7/8/2026). Puluhan wartawan dari bermacam media yang bertugas di Situbondo hadir menjadi peserta dalam forum tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Situbondo, Sugiono, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo selalu terbuka untuk membangun kemitraan serta bersinergi secara intensif bersama insan pers.

"Kegiatan ini merupakan starting point yang sangat baik untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan media," kata Sugiono.

Menurutnya, sosialisasi ini diselenggarakan sebagai sarana konkret untuk mengasah kembali pemahaman serta kompetensi para jurnalis saat menjalankan tugas peliputan di lapangan.

"Ini adalah upaya untuk recharging kemampuan para wartawan agar dapat memaksimalkan perannya secara optimal," ujarnya.

Tak lupa, Sugiono menggarisbawahi krusialnya kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik. Ia menekankan bahwa ulah sebagian oknum yang mengabaikan etika profesi dapat mencoreng kredibilitas pers secara keseluruhan.

"Jangan sampai reputasi pers yang baik ini ternodai oleh perilaku oknum wartawan yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Situbondo, Andi Yulian Haryanto, selaku penanggung jawab acara menyebutkan bahwa kegiatan ini mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap mutu jurnalisme lokal.

"Ini bentuk kepedulian kami dalam meningkatkan kualitas insan pers di Situbondo, terutama di tengah arus informasi yang semakin dinamis," ungkap Andi.

Agenda ini turut menghadirkan Wakil Ketua PWI Jawa Timur, Mahmud Suhermono, sebagai pemateri utama yang mengulas seputar dinamika, tantangan, hingga tren perkembangan media massa di era digital.