MOJOKERRTO,BANGSAONLINE.com - Sulastri (50) merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat mendampingi ibunya menjalani operasi tulang belakang hingga kontrol rutin.
Sulastri menuturkan, sang ibu mengalami jatuh yang menyebabkan masalah pada tulang belakang dan harus menjalani operasi pemasangan pen.
Sebagai anak, ia turut mendampingi seluruh proses pengobatan hingga pemulihan.
“Waktu itu, ibu saya jatuh dan setelah diperiksa ternyata ada masalah pada tulang belakang. Setelah mendapatkan pemeriksaan dan saran dari dokter, ibu dianjurkan untuk menjalani operasi. Melihat jangka panjangnya, kondisi tulang yang tidak baik pastinya mengganggu aktivitas ibu saya” ungkapnya saat ditemui pada Jumat (4/9/2026).
Menurut Sulastri, operasi bukan satu-satunya pilihan untuk menangani kondisi sang ibu.
Perawatan secara rawat jalan juga dapat dilakukan. Namun, keberadaan Program JKN membuat keluarganya lebih berani memilih tindakan operasi demi kesembuhan jangka panjang tanpa terbebani biaya pengobatan.
“Pastinya terbantu dengan adanya JKN ini yang dapat menunjang kebutuhan mulai dari opname, operasi, hingga kontrol rutin per bulan yang sudah berjalan lebih dari enam bulan ini. Kami sekeluarga juga bisa berfokus untuk proses penyembuhan dan pemulihan ibu” jelasnya.
Selain pengobatan tulang belakang, Program JKN juga dimanfaatkan Sulastri untuk memantau kondisi kesehatan sang ibu. Sebelum mengalami masalah pada tulang belakang, ibunya rutin menjalani pemeriksaan untuk memantau riwayat hipertensi.
“Di sela-sela kami melakukan kontrol kesehatan tulang, sesekali juga kami melakukan kontrol hipertensi. Prosedur perubahan jadwal kontrol melalui Mobile JKN juga mudah, jadi kami bisa menyesuaikan dengan kebutuhan yang ingin dikonsultasikan dengan dokter,” tuturnya.
Sulastri menilai kepemilikan jaminan kesehatan penting karena kondisi kesehatan seseorang tidak dapat diprediksi.
Menurut dia, jaminan kesehatan membuat keluarga lebih siap ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan medis yang membutuhkan biaya besar.
“Alhamdulillah, kondisi ibu saya makin membaik dan mulai dapat beraktivitas seperti dulu. Setiap bulan, saya juga mengantarkan untuk kontrol ke rumah sakit dan sejauh ini kami juga mendapat pelayanan yang baik,” ujarnya.
Keberadaan Program JKN juga memberikan ketenangan bagi Sulastri dan keluarganya dalam mengambil keputusan pengobatan sang ibu. Dengan jaminan pembiayaan melalui JKN, keluarga dapat lebih fokus mendampingi proses pengobatan dan pemulihan tanpa terlalu memikirkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan.
“Pastinya terbantu dengan adanya JKN ini yang dapat menunjang kebutuhan mulai dari rawat inap, operasi, hingga kontrol rutin setiap bulan yang sudah berjalan lebih dari enam bulan ini. Kami sekeluarga juga bisa berfokus pada proses penyembuhan dan pemulihan ibu,” tuturnya. (ris/van)










