Tim BPBD dibantu warga saat mengevakuasi korban dan akan diserahkan pada keluarganya. foto: suwandi/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Manggar (50) warga Desa kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Tuban yang tenggelam di sungai Kening, anak Sungai Bengawas Solo, pada Senin (7/12) pagi kemarin, akhirnya ditemukan, Selasa (8/12).
Korban ditemukan sekitar kurang lebih 24 jam oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban dan dibantu Badan SAR Nasional (Basarnas). Sebelumnya, pada malam hari tahap pencarian sempat dihentikan, sebab cuaca yang tidak mendukung.
BACA JUGA:
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
- Harga Sapi di Pasar Kerek Tuban Naik Rp1,5 Juta per Ekor Jelang Iduladha
“Tapi tadi pagi saat operasi pencarian dilanjutkan, korban langsung berhasil ditemukan,” kata Ketua BPBD Tuban, Joko Ludiono kepada bangsaonline.com.
Lanjut Joko, saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa dan kondisi jasad sudah membiru. Posisi korban ditemukan tim evakuasi sekitar 6 kilometer dari titik tenggelam. Di mana sebelumnya, pencariannya dilakukan hanya sekitar 4 kilometer. Ketika dilakukan penelusuran akhirnya korban ditemukan. “Kondisi korban ditemukan di sekitar jembatan Suciharho,” tambahnya.
Setelah dilakukan identifikasi oleh tim evakuasi, kemudian jasad korban langsung diserahkan pada pihak keluarga. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




