JKN Bantu Pasutri di Trenggalek Jalani Pengobatan Stroke dan Ginjal

TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Sukiyat (41), seorang buruh tani asal Trenggalek, memilih berhenti bekerja sementara demi mendampingi istrinya, Suliyah, yang tengah menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengobatan setelah didiagnosis stroke serta mengalami gangguan ginjal.

Jarak rumah dengan fasilitas kesehatan membuat pasangan ini tinggal sementara di rumah singgah Tulungagung. Sukiyat mengonfirmasi hal tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (29/9/2026).

“Awalnya lehernya terasa kaku dan sakit buat menoleh, itu sudah berjalan satu bulan, kami kira hanya pegal biasa. Setelah periksa ternyata kolesterol tinggi dan tekanan darah juga tinggi," katanya. 

"Akhirnya dirujuk ke RS dr. Soedomo Trenggalek dan ketahuan ada penyumbatan pembuluh darah di kepala sebelah kanan, kata dokter istri saya stroke,” sambungnya.

Kepesertaan JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) menjadi penopang utama keluarga ini. Sukiyat mengaku seluruh biaya rawat inap dan pelayanan ditanggung pemerintah.

“Alhamdulillah langsung bisa dipakai untuk berobat dari puskesmas sampai rawat inap di rumah sakit. Selama berobat juga tidak mengalami kendala administrasi sama sekali,” tuturnya.

Selain stroke, dokter menemukan masalah ginjal dengan kadar kreatinin tinggi. Suliyah menjalani rawat inap dan rawat jalan di RS Trenggalek sebelum dirujuk ke RS dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lanjutan di poli bedah onkologi.

Ia kini dijadwalkan menjalani kemoterapi. Sukiyat berujar, “Prosesnya cepat dan tidak berbelit.”

Menurut dia, pelayanan kesehatan yang diterima tetap baik meski berstatus peserta JKN PBI.

“Penanganannya bagus, baik di Trenggalek maupun di Tulungagung sama bagusnya. Dokternya juga menjelaskan dengan baik. Tidak ada biaya rawat inap sama sekali,” paparnya.

Sukiyat berharap program JKN terus berjalan karena sangat membantu masyarakat kecil. 

“Harapan saya program JKN jangan sampai berhenti karena sangat membantu. Masalah pengobatan sudah tenang ada JKN yang menanggung, saya tinggal fokus memberikan semangat untuk istri saya,” pungkasnya. (fer/mar)