Ringkasan Berita
- Poros Muda NU mengapresiasi kepengurusan definitif PBNU periode 2026-2031 di bawah Gus Kikin yang baru diumumkan, sebagai optimisme gerak organisasi di awal abad kedua.
- Mereka berharap PBNU di bawah Gus Kikin menjadi garda terdepan penjaga moralitas bangsa, mengikuti teladan pendiri NU KH Hasyim Asy'ari.
- Poros Muda NU mengharapkan komitmen PBNU menjaga nilai Islam, tradisi keulamaan, dan keilmuan pesantren sebagai pijakan dalam mengelola organisasi.
- Mereka menekankan agar politik dilakukan 'sekedarnya' dan prioritas utama adalah penguatan kemaslahatan umat.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Poros Muda NU memberi apresiasi terhadap kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 yang baru saja diumumkan. Hal ini menjadi optimisme bergeraknya roda organisasi NU di awal abad kedua.
Ketua Umum Koordinator Nasional Poros Muda NU, Ramadhan Isa, berharap para pengurus PBNU di bawah kepemimpinan KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin berperan menjadi garda terdepan penjaga moralitas bangsa.
"Kami mengapresiasi Gus Kikin yang telah berhasil menyusun kepengurusan definitif PBNU dan mengumumkannya ke publik. Kami berharap PBNU menjadi garda terdepan penjaga moralitas bangsa, sebagaimana yang dicontohkan Guru Bangsa Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari," kata pria yang akrab disapa Dhani itu, Jumat (2/10/2026).
Dhani melanjutkan, Poros Muda mempunyai harapan besar PBNU di bawah kepemimpinan Gus Kikin yang merupakan Dzuriyyah pendiri NU, berkomitmen menjaga nilai-nilai Islam, tradisi keulamaan, keilmuan pesantren sehingga menjadi satu pijakan dalam mengelola jam'iyah.
"Pesan kami, politik sekedarnya, penguatan kemaslahatan umat adalah yang utama," pungkas Alumni Pesantren Daarul Rahman Jakarta tersebut. (mdr/msn)










