Dilaporkan Setya Novanto ke Bareskrim, Sudirman Said: Itu Hak Warga Negara

Dilaporkan Setya Novanto ke Bareskrim, Sudirman Said: Itu Hak Warga Negara Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi (Ampak) berunjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta (10/12). Mereka mendesak Bareskrim Polri segera menangkap Menteri ESDM Sudirman Said karena dianggap menjadi 'dalang' penyadapan yang dilakukan pimpinan PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin. foto: merdeka

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, dilaporkan Ketua DPR RI Setyo Novanto (Setnov) atas dugaan fitnah, penghinaan, dan pelanggaran UU ITE ke Bareskrim Mabes Polri. Namun Sudirman Said tak mempersoalkan hal yang dilakukan orang yang sudah dilaporkannya ke MKD atas dugaan pelanggaran kode etik itu.

"Itu hak setiap warga negara. Setiap warga negara punya hak melakukan tindakan hukum," ujar Sudirman Said kepada wartawan usai menghadiri kegiatan Festival Antikorupsi Bandung 2015 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/12).

Sudirman Said pun akan kooperatif jika dipanggil Bareskrim Mabes Polri terkait pelaporan terhadap dirinya itu. Sebagai warga negara yang baik, Sudirman Said mengaku akan memberikan keterangan sebenar-benarnya demi tegaknya keadilan dan hukum di Indonesia.

"Yang penting seluruh proses ini terbuka, transparan diketahui oleh publik, jangan sampai ada yang disembunyikan," ujar Sudirman Said dilansir kompas.

Menurut dia, hal tersebut sah-sah saja dilakukan oleh Setya. Namun ia menginginkan proses hukum tersebut dilakukan secara terbuka dan jujur. "Tapi kita berharap itu bisa dilakukan dengan terbuka dan dengan kejujuran. Saya kira bisa jadi pembelajaran bagi publik," katanya.

Seperti diketahui, Setya Novanto melalui kuasa hukumnya, Firman Wijaya, melaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI karena diduga melakukan beberapa pelanggaran hukum.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO