KOSONG: Salah satu SPBU di jalan Joyoboyo Kota Kediri kehabisan BBM jenis premium. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE
Masih dikatakan Yetty Sisworini, dipastikan Rabu (6/1) malam armada pengangkutan BBM lancar, dan dimungkinkan Kamis (7/1) akan kembali normal lagi. “Nanti malam diperkirakan lancar dan besuk pagi kemungkinan akan kembali normal,” ujarnya.
Untuk diketahui, sejumlah SPBU di Kota Kediri mengeluhkan kelangkaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) pasca penurunan harga premium, solar, pertamax dan pertalite pada Selasa (5/1). Akibatnya, sejumlah SPBU mengalami antrean yang mengular hingga ke jalan raya.
Salah satu petugas SPBU di Jalan Kapten Tendean, Pujiati mengatakan, sejak harga BBM turun memang terjadi kelangkaan. “Ada keterlambatan pengiriman sehingga antrian mengular seperti ini,” ujarnya.
Sejumlah warga pun mengeluhkan kelangkaan BBM tersebut. Apalagi, sejumlah truk perusahaan juga ikut mengantre sehingga mengakibatkan antrean makin panjang. Nampak puluhan truk milik PT. Gudang Garam mengantri BBM jenis Solar di SPBU jl. Kapten Tendean kota Kediri hingga mengakibatkan halaman parkir SPBU padat.
Sementara itu menurut salah satu warga Kelurahan Manisrenggo kota kediri yang ikut mengantri BBM mengatakan, seharusnya kendaraan perusahaaan tidak boleh ikut antri BBM subsidi ini.
“Kok truk Gudang Garam ikut antri BBM , seharusnya gak boleh,” kata Rudi, pria berkacamata yang mengaku bekerja di perusahaan swasta tersebut. (rif/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




