Inilah Trik Bahrun Naim, Terduga Otak Bom Sarinah yang Patahkan Blokir Pemerintah

Inilah Trik Bahrun Naim, Terduga Otak Bom Sarinah yang Patahkan Blokir Pemerintah Bahrun Naim. foto: tempo

"Sebagai mudahnya silakan pelajari bagaimana mengganti ip address menggunakan vpn, ssh, openvpn, vip72, socks, proxy, tor, dll," pesan dia. 

Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah yang memastikan bahwa blogs bahrunnaim.co adalah benar milik Bahrun Naim. Namun setelah peristiwa penyerangan di jalan Thamrin Kamis kemarin, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir situs www.bahrunnaim.co.

Bila melihat blog Bahrun Naim yang tak khawatir situsnya diblokir, nampaknya pemerintah perlu mencari cara efektif untuk menangkal ajaran radikalisme.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan mengatakan berbekal kemampuan IT itu, Bahrun bisa berkomunikasi dengan komplotannya di Indonesia serta daerah lain.

"Ya, itu dengan keahlian itu menjadi perantara IT. Dia kan memang ahli IT, keahlian itu jadi komunikasi dengan grupnya," tutur Anton di Mabes Polri, Minggu (17/1/2016).

Bahkan, menurut Anton, kemampuan di bidang IT ini membuat Bahrun bisa melakukan perekrutan yang menjadi bakal anak buahnya. Kehebatan ini yang menjadi kelebihan Bahrun.

"Dia bisa menciptakan sistem rekrutmen IT. Yang jelas ada rekrutmen yang bisa dilakukan lewat itu. Karena itu keahliannya di sarana IT," paparnya.

Kemudian, dia juga menyinggung aliran dana dari Bahrun yang diduga untuk kelompoknya di Indonesia. Dugaan ini masih terus didalami. "Ini masih dalam penyelidikan, bagaimana misalnya pengiriman dana, ada yang langsung. Terus ada yang berjenjang," tuturnya.

Anton juga mengatakan bahwa Bahrun dan Aman Abdurrahman pernah terjalin komunikasi dalam kegiatan pengajian. Aman saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. "Dulu memang Bahrun Naim merupakan anggota penyajiannya Aman Abdurrahman. Tapi, kan setelah itu Bahrun ke Suriah," tutur Anton.

Namun, Anton mengaku tak mengetahui dugaan hubungan Aman dengan Bahrun sebelum teror bom di Thamrin. Ia menjawab persoalan ini terlalu teknis bila diperlukan penjelasan. Apalagi perlu penyesuaian tempat antara Bahrun yang berada di Suriah dengan Aman di Lapas Cilacap.

"Belum tahu. Kita perlu ketahui ada komunikasi atau tidak. Itu sangat teknis," tuturnya.

Sosok Aman sendiri merupakan terdakwa kasus pelatihan bersenjata di Aceh. Dia divonis hukuman 9 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 20 Desember 2010. 

Aman terbukti membantu pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar, pada 2009 lalu. Aman juga sosok yang mengklaim sebagai amir Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Asia Tenggara.

Sumber: detik.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO