Di sisi lain, pengunjung pun enggan datang ke pasar untuk belanja bila sudah turun hujan, karena ada salah satu pengunjung yang pernah terpeleset, akibat genangan air.
Hal serupa dilontarkan Tumiseh, penjual kue. Ia mengeluhkan kumuhnya lingkungan pasar. Kebersihan nampaknya tidak dijaga oleh pihak Dinas Pasar.
"Padahal, kita sudah dinaikkan harga karcisnya, dari Rp 1500 menjadi Rp 2500. Semestinya, dengan dinaikkan harga karcis, pelayanan dan kenyamanannya juga ditingkatkan, bukan seperti ini, pasar kok banjir," gerutu Tumiseh.
"Harapan kami, kepada pihak Dinas Pasar, agar segera memperbaiki ulang, supaya pedagang bisa nyaman dan aman dalam beraktivitas, dan bisa melayani pengunjung secara leluasa. Selain itu, pengunjung gak merasa khawatir pas belanja musim hujan," tegas Tumiseh.










