
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan lalulintas terjadi Jalan Raya Mojoagung, tepatnya di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung Jombang Jawa Timur. Dua Kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni bus Sugeng rahayu bernopol W 7724 UY dan sebuah truck tangki muatan tetes tebu bernopol L 8335 WC.
Akibat kerasnya benturan, bus Sugeng Rahayu sampai terguling. Sejumlah penumpang dan kenek bus bernopol W 7724 UY itu mengalami luka-luka. Sedangkan tumpahan tetes tebu di jalan membuat banyak pengendara sepeda motor bergelimpangan.
Sopir bus Muanas (37) mengatakan, sebelum kecelakaan, dirinya melaju dari arah Madiun menuju Surabaya. Di depannya, melaju sebuah truk tanki gandengan bernopol L 8335 WC yang dikemudikan Sukarno (32), warga Jalan Amir Hamzah, Kecamatan Kedopok, Kabupaten Probolinggo.
Sesampainya di Jalan Raya Mojoagung, tepatnya di Desa Gayaman, dirinya hendak mendahului truk tanki dari lajur kiri. Namun, truk tanki sarat muatan tetes tebu (limbah pabrik gula) itu justru memotong laju kendaraannya ke lajur kiri.
Nahas, lantaran jarak dengan truk terlalu dekat, upaya pengereman yang dilakukan sopir asal Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk itu pun sia-sia.
"Truk tangki motong ke kiri saat saya mau nyalip (mendahului). Kemudian terjadi tabrakan dan bus saya langsung terguling," kata Muanas di lokasi kecelakaan.
Akibat menabrak bagian belakang truk tangki itu, bus yang mengangkut 18 orang penumpang serta kondektur dan kenek itu terguling ke kiri. Kaca dan bodi depan bus hancur. Bangkai bus menutup separuh jalur Madiun-Surabaya.
"Jumlah penumpang tadi 18 orang. Kondisinya bagaimana saya juga belum tahu," ujarnya.
Sementara Kanit Laka Sat Lantas Polres Jombang Ipda Trisula Hadi menjelaskan, belasan penumpang bus yang terguling dalam kondisi selamat. Hanya sebagian penumpang yang mengalami luka ringan akibat benturan saat bus terguling.
"Hanya kenek bus yang mengalami luka cukup serius. Saat ini dirawat di PKU Muhamadiyah Mojoagung. Penumpang bus sudah melanjutkan perjalanan ke Surabaya," terangnya.
Selain mengakibatkan bus terguling, kecelakaan ini juga membuat muatan tetes tebu tumpah ke jalan. Cairan limbah pabrik gula itu memenuhi separuh jalur Madiun-Surabaya sekitar 200 meter. Tak sedikit pengendara motor yang tergelincir di atas jalan penuh tetes tebu.
Hingga pukul 22.00 WIB, proses evakuasi bangkai bus masih berjalan. Sebuah alat berat didatangkan petugas untuk menarik bus ke posisi semula.
Selain itu, sebuah mobil pemadam kebakaran juga didatangkan ke lokasi kecelakaan. Petugas PMK terlihat menyemprotkan air ke permukaan jalan yang terkena tumpahan tetes tebu. Arus lalu lintas dari arah Jombang ke Surabaya ditutup sementara selama proses evakuasi berlangsung. (ony/dio/rev)