Proyek pabrik baru Petrokimia Gresik untuk meningkatkan produksi. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kondisi ekonomi bangsa yang lesu di tahun 2016 ini, berdampak terhadap sektor usaha. PT PG (Petrokimia Gresik) misalnya, perusahaan pemroduksi pupuk terlengkap di Indonesia ini juga terpengaruh dengan lesunya kondisi ekonomi tersebut.
Namun, kondisi itu justru malah dijadikan motivasi oleh manajemen Petrokimia Gresik untuk berjibaku dalam mempertahankan penjualan pupuk. Bahkan, untuk meningkatkan penjualan.
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
"Kami akui kondisi ekonomi bangsa yang sedang lesu saat ini juga berdampak terhadap penjualan pupuk. Tapi kami bekerja keras untuk upaya mempertahankan penjualan, bahkan meningkatkannya," kata Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Wahyudi, didampingi Manajer Humas PG, Yusuf Wibisono, kemarin.
Menurut dia, sejauh ini serapan pupuk untuk kebutuhan petani berjalan lancar. Pupuk terdistribusi ke petani dengan baik. Ia juga memastikan kalau kebutuhan pupuk lebih dari cukup. "Sehingga, tidak terjadi kelangkaan pupuk," jelasnya.
Wahyudi lebih jauh menyatakan, manajemen Petrokimia Gresik bahu membahu dan saling berjibaku untuk menjalankan tugas yang diberikan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pupuk petani pada musim tanam tahun 2016.
"Langkah ini dilakukan sebagai salah satu ikhtiar Petrokimia Gresik mendukung program Presiden RI, Joko Widodo untuk mewujudkan ketahanan pangan," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




